Opini articles

​Polemik Jalan Tol, Skenario Memberangus Cetak Tangan SBY?

​Polemik Jalan Tol, Skenario Memberangus Cetak Tangan SBY?

Tersentak saya membaca berita di satu media darling, perihal perbandingan jalan tol sejak era Soeharto hingga Jokowi. Pasalnya, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat (PU-PR) Endra Saleh Admawidjaja secara tersirat menegaskan pembangunan jalan tol di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kalah jauh dari Jokowi. Endra menegaskan, selama dua periode menjabat, SBY membangun jalan

Yusril: Pembubaran HTI Harus Atas Dasar Perintah Pengadilan 

SatuNusaNews – Pakar hukum tata negara Prof. Yusril Ihza Mahendra merasa aneh atas sikap pemerintah yang akan membubarkan Organisasi Hizbut Tahrir Indonesia atau yang dikenal HTI. Menurut Yusril, pembubaran sebuah organisasi haruslah berdasarkan perintah pengadilan. Pemerintah tidak boleh sewenang-wenang membubarkan organisasi karena negara menjamin adanya kemerdekaan berserikat dan berkumpul. Berikut tulisan lengkap beliau: ​PEMERINTAH TIDAK BEGITU

Simpang Susun Semanggi

Simpang Susun Semanggi: Bangga Yang Keliru

  KEMARIN ada berita bahwa Simpang Susun Semanggi yang baru sudah tersambung. Progres Simpang Susun Semanggi yang memiliki bentang beton melingkar sepanjang 80 m dengan biaya Rp345 milyar itu pekerjaannya lebih cepat 3 bulan dari jadwal. Simpang susun baru ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di sekitar semanggi. Sudah sering dibahas bahwa Simpang Susun Semanggi ini dibiayai oleh PT Mitra

Gubernur baru DKI Jakarta

Mensikapi Hasil Quick Count dan Empat Sebab Kekalahan Ahok-Jarot

Berdasarkan hasil quick count hingga pukul 15.00 WIB (19/4) dengan data suara masuk 60an persen dari sembilan lembaga survei (LSI, SMRC, Indobarometer,Polmark, Charta Politica, Voxpol, Litbang Kompas, dan Median Center) telah mengeluarkan hasilnya. Rata-rata perolehan suara masing-masing sebagai berikut : Ahok-Jarot 44,70%, Anies-Sandi 55,30 %. Angka ini masih akan terus berubah secara fluktuatif sampai data

​Pelantikan Pimpinan DPD, Kelemahan Sistem Uji Materil Mahkamah Agung dan Dilema Negara Kita

Kisruh dan kontroversi  sekitar pelantikan Ketua dan para Wakil Ketua DPD Selasa 4 April 2017 hingga hari ini belum mereda. Pertanyaannya, bagaimana mungkin Oesman Sapta Odang (OSO), Nono Sampono bisa dilantik sebagai Ketua dan Wakil-Wakil Ketua DPD dan pengucapan sumpahnya dibimbing langsung oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA), sementara MA sendiri sudah membatalkan Peraturan DPD

jokowi,

Pisahkan Politik dan Agama? Ini Yang Harus Dilakukan Jokowi

Presiden Joko Widodo (Pak Jokowi), ketika meresmikan titik nol Islam di Barus, Tapanuli Tengah, 24 Maret 2017, meminta agar urusan politik dipisahkan dari urusan agama. Beliau bukan orang pertama yang menganjurkan pemisahan ini. Sudah berkali-kali imbauan serupa diteriakkan oleh sekian orang pemimpin, namun belum juga bisa dilaksanakan. Mengapa belum bisa? Masalahnya sederhana saja. Selagi umat

long march aksi damai 212

Sebuah Kesaksian [Long March Aksi Damai 212]

Tadinya tidak terpikirkan, ikut menjemput dan mengawal para peserta long march Ciamis-Jakarta di Malangbong. Saat ada keperluan di Cibatu, pukul 15.40 WIB membaca update info rombongan dari salah seorang peserta. Bahwa, rombongan sudah tiba di mesjid Agung Malangbong. Tertarik dan panggilan hati, ingin memberi dukungan moril kepada mereka. Via Sasakbeusi, menuju Malangbong. Perasaan dan hati

Mengapa Ruang Terbuka Sudirman – Thamrin Menjadi Pusat Aksi Damai 2 Desember

SatuNusaNews – Pengalaman Aksi Damai 411, ternyata ISTIQLAL yang memiliki ruang besar dan parkiran luas sebagai Masjid Negara, tidak muat menampung JUTAAN Umat Islam dan tidak juga memiliki persediaan AIR yang cukup, sehingga banyak umat yang tidak bisa berwudhu dan banyak pula yang tidak bisa sujud saat Shalat. Dan yang PALING BERBAHAYA adalah saat usai

Aksi damai

Surat Terbuka kepada Presiden RI, Kapolri, dan Panglima TNI

SatuNusaNews – Sebuah surat terbuka beredar di grup-grup Whatsapp yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, dan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Surat berjudul “Kami adalah Anak Cucu Ikrimah bin Abu Jahal ini berisi tentang kekecewaannya kepada pemerintah dan aparat keamanan yang dianggap berlebihan dalam menyikapi rencana aksi damai 2 Desember 2016. Surat

Terima Kasih Umat Islam Indonesia

SYUKUR alhamdullilah, unjuk rasa ribuan umat Islam berbusana serba putih berduyun-duyun datang ke Balaikota Provinsi DKI Jakarta sebagai ungkapan prihatin mereka terhadap penistaan agama, telah berlangsung secara tertib, damai dan beradab tanpa kekerasan. Memang tetesan keringat para unjuk-rasawan membasahi sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan namun tidak ada setetes pun darah tertumpahkan. Saya pribadi sempat tidak

Minang dan Jokowi

Tiba-tiba saja etnis Minang menjadi perbincangan skala nasional ketika sebuah lembaga survei (Burhanudin Muchtadi) menyampaikan siaran pers kepuasan orang Indonesia terhadap kinerja Presiden Joko Widodo atau biasa dipanggil Jokowi. Dalam siaran pers tersebut dinyatakan, tingkat kepuasan warga dari etnis Minang terhadap kinerja Jokowi adalah yang terendah dibanding warga dari etnis lain yang ada di Indonesia.

Khilafah

Membangun Khilafah Islamiyah dengan Mengadopsi Super State

Berawal dari Madinah, Islam berkembang ke seluruh dunia. Saat itu, konteksnya memang intisyaarul islam fil ardhi. Islam disebarkan dengan dakwah dan jihad. Setiap teritori yg terimbas penyebaran islam, otomatis mereka bergabung dengan daulah islamiah. Dan memang begitulah konsepsi sosial kenegaraan yg berlaku pada saat itu. Ini clear, tidak ada perdebatan. Faktanya sekarang, islam sudah tersebar

Top