PKS: Batalkan Rencana Kenaikan Gas Elpiji 3 Kg!

0 149

- Advertisement -

SatuNusaNews – Anggota DPR RI Nasir Djamil meminta Presiden Joko Widodo agar mengurungkan niat dan membatalkan keinginannya untuk mencabut subsidi elpiji 3 kilogram.

Pencabutan subsidi tersebut akan semakin menyengsarakan rakyat kecil dan pemilik warung makan yang selama ini sangat tergantung dengan elpiji 3 kg tersebut.

“Presiden Jokowi kita minta untuk berempati dengan cara membatakan pencabutan subsidi elpiji 3 kg”, ujar Nasir Djamil politisi PKS.

Menurut Nasir, wacana pencabutan subsidi muncul disaat yang tidak tepat dimana pemerintahan baru saja menerapkan kenaikan iuran BPJS kesehatan sebesar 100% per 1 Januari 2020.

Pemerintah harusnya lebih peka dengan kemampuan masyarakat kelas bawah saat ini dengan memperhatikan efek domino yang muncul dari dihapuskannya subsidi elpiji 3 kg.

“Saya memperkirakan saat subsidi dicabut, maka akan ada dampak langsung terhadap kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lainnya, sehingga semakin memberikan beban dan kesulitan bagi rakyat kecil,” tambah Nasir.

Anggota Komisi III DPR-RI ini meminta Jokowi konsisten dengan janji-janji kampanye yang ia ucapkan saat pilpres tahun lalu dengan membatalkan wacana pencabutan subsidi elpiji 3 kg.

Pada pidato Konvensi Rakyat di SICC Di Bogor Februari tahun lalu, Presiden Jokowi mengasosiakan diri sebagai pribadi yang berasal dari keluarga sederhana dengan bayang-bayang kemiskinan dan bertekad agar rakyat tidak mengalami kesulitan seperti yang ia rasakan dulu.

“Jokowi harus membuktikan janji kampanye saat pilpres lalu, bahwa ia benar-benar pro terhadap kepentingan masyarakat kelas bawah. Jangan setelah kembali berkuasa malah menindas masyarakat miskin”, tutup Nasir.#

Comments
Loading...