SatuNusaNews
Terpercaya beritakan fakta.

Parah, Abu Janda Ingin ‘Jihad’ Deddy Corbuzier Kembali Kristen

78

SatuNusaNews – Bukan Abu Janda namanya jika tidak membuat sensasi kebablasan. Kabar mualaf Deddy Corbuzier pun disikapi sinis.

Melalui akun Twitternya, @permadiaktivis, pria bernama Permadi Arya bukannya mengungkapkan kesyukuran atas hidayah yang diterima Deddy Corbuzier. Permadi Arya yang dikenal dengan panggilan Abu Janda ini malah menyikapinya sinis.

Tak tanggung-tanggung, Abu Janda mengingininka. Deddy Corbuzier kembali kepada ajaran agama lamanya, Kristen.

Bahkan, tanpa ragu liberalis akut ini menggunakan terminologi jihad, sesuatu yang sakral dalam ajaran Islam.

“Deddy @corbuzier jadi muallaf. kalo sampe salah gaul sama artis2 hijrah endorse Khilafah ajaran ISIS.. gue jihad balikin dia ke kristen lagi” tulis Permadi di lini masa Twitter.



Tanggapan Netizen

Twit nyeleneh ini mendapat tanggapan dari netizen. Akun @kangsemproel membalas, “Kalau doa guwah mah laen lagi bro… semoga ada yg berjihad balikin loe ke neraka… Idup di dunia kelamaan kasian… makin ngumpulin dosaLagian juga kasian neraka sudah merindukan kedatanganmu..”

Sementara akun @K4ng5uh3  membalas, “Kebebasan memeluk agama itu dilindungi Undang-Undang. Tidak ada paksaan dalam beragama, maka jangan paksa orang utk memeluk agama lain apalagi dia sudah muallaf. Islam dan Kristen hidup harmonis bung! Hanya ANJING2 penguasa yg berusaha merusak itu!”

Akun @MuchtarHma3 mengejek Abu Janda dan mengaitkan dengan permasalahannya dengan Facebook, “Abu gosok tukang bohong ke kantor FB kata nya ketemu menejer FB. Kaga tau nya si cebi ketemu satpam. Si Cebi satpam di bilang menejer. tukang ngibul lo.mana 1 milyar”.

Untuk diketahui, akun Fanpage Abu Janda ditutup oleh Facebook karena terindikasi melakukan tindakan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian. Tak tanggung-tanggung, Facebook sempat menyebut Abu Janda terlibat dalam sindikat Saracen.


Terlibat Saracen

Pada 31 Januari 2019, pihak Facebook mengumumkan penghapusan ratusan akun termasuk milik Abu Janda, dengan rincian 207 Facebook Pages, 800 akun Facebook, 546 Facebook Groups dan 208 akun Instagram.

Facebok menyebut akun Abu Janda berhubungan dengan grup Saracen. Grup Saracen merupakan salah satu grup produsen informasi bohong, polisi mengungkap jaringan ini sekitar tahun 2017. Kelompok itu cenderung menyudutkan Presiden Jokowi.#

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.