SatuNusaNews
Terpercaya beritakan fakta.

Forum Jum’at sebagai Aset Keumatan

19

Jum’at dijadikan Allah sebagai penghulu dari hari-hari yang tujuh, ia menjadi hari raya kecil bagi setiap muslim, bahkan menjadi haji kecil bagi yang belum bisa berhaji. Yang terindah adalah, bahwa dari Jum’at ke Jumat selanjutnya ada penebusan atas dosa dosa yang kecil pula.

Adalah istimewa dimana setiap masjid diramaikan pada hari jumat. Kotak kotak infaq juga banyak berisi pada hari itu. Kehadiran kaum muslim bisa jadi karena kualitas hukumnya yang fardhu, yang tidak boleh ditinggalkan sesuka hati, sehingga memicu kaum muslim (yang beriman) untuk bersegera dan menunaikan ritus jumat.

Kita bersyukur bahwa keadaan masyarakat kita masih kondusif dalam menjalankan shalat jumat dan shalat lima waktu  dengan berjamaah (walau sempat ada segelintir berita tentang gangguan dari suara azan yang keras dsb…).

Tapi setidaknya pada setiap hari jumat kita ummat muslim secara berkala dapat saling bertemu dan bertukar energi dalam siklus jamaah jumat yang penuh khidmat. Dalam perspektif ini, prosesi jumatan hendaknya dapat menjadi tolak ukur (aset) keummatan kita secara umum. Karena dalam forum jumat ini setiap kita dapat bersinergi dengan bertukar pengalaman dan informasi seputar pembangunan masayarakat dan keummatan.

Potensi inilah yang baiknya dikelola oleh manajemen masjid yang dinamis. Yaitu manajemen masjid yang tidak lagi berhaluan klasik-konservatif tetapi dinamis-progressif dan penuh hikmah dalam mewujudkan cita luhur masyarakat muslim yang ideal sesuai nilai lokal kedaerahan.

Jadi praktisnya, di forum jumat ini kita bisa mengadakan kajian umum, diskusi, bazar, pemberian bantuan, optimasi amal infaq jumat, meluaskan kajian ekonomi  Islam dan menghidupkan sarana masjid yang ramah terhadap keperluan jamaah setempat: Entah itu berupa toko buku, klinik Islam dan koperasi.

Ditulis oleh Taufik Sentana
dari Ikatan Dai Indonesia. Kab. Aceh Barat.
Bergiat di Forum Bina Potensi Ummat.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.