Fakta Baru Kematian Mursi: Dibiarkan Tergeletak 20 Menit di Lantai

0 71

- Advertisement -

SatuNusaNews – Fakta baru kematian Muhammad Mursi presiden Mesir yang dikudeta militer mulai terkuak. Polisi dituding membiarkan presiden tergeletak di lantai selama 20 menit setelah ambruk dalam sidang yang ia ikuti.

Mursi diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan kondisi kesehatan yang parah. Selama dalam tahanan militer, Mursi mendapat perlakuan buruk dan tidak mendapatkan perawatan kesehatan yang semestinya.

Menurut pihak kejaksaan, Mursi meninggal dunia akibat serangan jantung saat mengikuti sidang aksi spionase dan pembocoran rahasia negara. Presiden Mesir yang terpilih dalam pemilu demokratis pertama di Mesir tahun 2012 ini digulingkan oleh kudeta militer hanya setahun memimpin.

Rezim militer yang dipimpin Abdul Fatah Al Asisi sejak 3 Juli 2013 menangkap dan menahan presiden terpilih demokratis itu tanpa tuduhan yang jelas dan tanpa pengadilan yang adil.

Media Inggris, The Independent memberitakan adanya fakta lain terkait kematian Presiden Mursi. Fakta tersebut kemudian diberitakan ulang oleh Al Jazeera dengan mengutip keterangan Abdullah El Haddad.

Selain membiarkan Mursi dalam kondisi tergeletak, Kepolisian Mesir juga disebut gagal memberikan pertolongan pertama sebagaimana lazimnya.

Diketahui, almarhum menderita diabetes dan kondisi kesehatan yang buruk, jatuh pingsan saat sesi persidangan tentang spionase dan pembocoran informasi rahasia negara sedang berlangsung.

Menurut keterangan Jaksa Agung Mesir, Mursi sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat sebelum kemudian menghembuskan nafas terakhirnya. Jaksa bahkan menyebut Mursi meninggal akibat serangan jantung.

Sementara, sumber Independent Abdullah el Haddad menjelaskan, tidak ada satupun penjaga yang tergerak untuk menolong saat jatuh pingsan.

El Haddad menjelaskan bahwa ayah dan saudara laki-lakinya juga dalam tahanan yang sama dengannya. Ia memperoleh keterangan pembiaran tersebut dari seorang yang juga ditahan.

Setelah Presiden Mursi ambruk para tahanan segera berteriak dan meminta bantuan. Beberapa dari mereka yang berlatar belakang dokter mencoba untuk memberikan pertolongan pertama.

Namun demikian, penjaga tahanan membiarkan Mursi tetap tergeletak di atas lantai selama beberapa saat sebelum dikeluarkan. Sementara ambulans baru datang sekitar 30 menit kemudian.

Mursi sengaja dibiarkan dalam kondisi tergeletak di lantai. Sedangkan tindakan pertama yang dilakukan petugas adalah mengeluarkan keluarga sang presiden dari ruang sidang sesaat setelah almarhum ambruk.

Menurut Independent, keterangan Haddad juga dikuatkan kesaksian orang lain yang ada dalam persidangan. Namun, saksi kedua ini meminta agar identitasnya dirahasiakan.

Ia menyebutkan, 20 menit setelah Mursi terdiam, orang-orang yang ada di ruang sidang melongok ke ruangan di mana ia menyampaikan keterangan. Mereka kemudian meyakini bahwa Presiden sipil pertama di Mesir ini sedang memerlukan pertolongan.

Namun, keluarga tahanan yang hadir menyebut petugas kepolisian sama sekali tidak melakukan tindakan apapun. Kondisi itu berlangsung selama kurang lebih 20 menit. #

Comments
Loading...