Putin: Tidak Ada Yang Selamat Jika Perang Nuklir AS-Rusia Terjadi

Vladimir Putin

SatuNusaNews – Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin mengingatkan resiko yang akan dihadapi umat manusia bila perang nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat terjadi. Menurutnya tidak ada negara di dunia yang akan selamat dari perang nuklir.

Dalam salah satu rangkaian wawancara dengan sutradara film Amerika Oliver Stone, presiden Rusia tersebut mengatakan bahwa dia yakin tidak ada yang akan selamat jika suatu konflik nuklir besar-besaran pecah (yang juga dikenal sebagai “HOT WAR”). Mr Stone bertanya kepada Putin, “Dalam ‘perang panas’ apakah Amerika yang akan menang?”

“Saya tidak berpikir ada orang yang bisa bertahan hidup dalam konflik semacam itu,” pemimpin Rusia itu menjawab.

Wawancara tersebut adalah bagian dari acara pratinjau “The Putin Interviews”, yaitu dalam sebuah film dokumenter Showtime yang disutradarai oleh Stone yang akan tayangkan minggu depan.

loading...

Preview acara yang dirilis tersebut juga menampilkan klip presiden yang membawa Stone berkeliling ke ruang ruang kendali militer, di mana dia menunjukkan kepada Stone video dari jet militer Rusia di Suriah.

Baca Juga  Dukung Gay, Video Kampanye Hillary Diberi Tanda 'Dewasa'

Saat Stone bertanya apakah ada harapan untuk perubahan dalam hubungan dingin antara Rusia dan Amerika Serikat Putin menjawab, “Selalu ada harapan. Sampai mereka siap membawa kita ke pemakaman dan mengubur kita.”

Acara Showtime telah merilis dua segmen wawancara terpisah ke pratinjaunya, yang berisi cuplikan diskusi mengenai hubungan Rusia dengan NATO dan sejumlah upaya pembunuhan terhadap Putin. Dalam satu cuplikan, Putin menggambarkan NATO sebagai instrumen kebijakan luar negeri Amerika dan mengatakan bahwa negara anggota aliansi tersebut pasti menjadi “bawahan” AS.

Dia mengatakan, “Begitu sebuah negara menjadi anggota NATO, sulit untuk menahan tekanan AS. Dan tiba-tiba sistem senjata apapun bisa ditempatkan di negara ini. Sistem rudal anti-balistik, pangkalan militer baru dan jika perlu, sistem ofensif baru.”

Presiden mengatakan Rusia dipaksa untuk melakukan tindakan penanggulangan terhadap apa yang dia gambarkan sebagai ancaman dari NATO, dan sebuah penumpukan militer bersenjata di perbatasan negaranya.

Putin menambahkan “Kita harus mengarahkan sistem rudal kita ke fasilitas yang mengancam kita. Situasi menjadi lebih tegang.”

Baca Juga  Dukung Gay, Video Kampanye Hillary Diberi Tanda 'Dewasa'

Dalam klip ketiga yang diterbitkan oleh Showtime, Stone mengklaim bahwa dia memiliki informasi yang kredibel bahwa Putin telah bertahan setidaknya dalam lima upaya pembunuhan –yang oleh presiden Rusia secara tersirat upaya tersebut telah digagalkan oleh tim keamanannya.

Putin mengatakan “Saya melakukan pekerjaan saya dan petugas keamanan melakukan tugas mereka, dan mereka mampu melakukan tugas mereka dengan baik dan berhasil.” “Saya mempercayai mereka,” tutupnya.#

Facebook Comments
Authors

Related posts

Top