Pesawat Milliter Myanmar Berpenumpang 104 Penumpang Jatuh

pesawat myanmar

SatuNusaNews – Puing-puing dari sebuah pesawat militer Myanmar yang hilang yang membawa lebih dari 100 orang ditemukan di Laut Andaman pada Rabu malam, kata seorang pejabat setempat dan sebuah sumber angkatan udara kepada AFP.

“Sekarang mereka telah menemukan potongan-potongan pesawat yang rusak di laut sejauh 136 mil (218 km) dari kota Dawei,” kata Naing Lin Zaw, seorang pejabat pariwisata di kota Myeik, menambahkan bahwa angkatan laut masih mencari-cari reruntuhan dan korban di laut.

loading...

Sebuah sumber angkatan udara yang meminta untuk dirahasiakan identitasnya, mengkonfirmasi sebuah kapal pencari dan penyelamatan angkatan laut telah menemukan potongan-potongan pesawat. “Komunikasi hilang tiba-tiba sekitar pukul 01:35 waktu setempat (07:05 GMT) ketika mencapai sekitar 20 mil sebelah barat kota Dawei,” kata kantor komandan militer Min Aung Hlaing dalam sebuah pernyataan.

Empat kapal angkatan laut dan dua pesawat angkatan udara telah dikirim untuk mencari pesawat tersebut, yang terbang di antara kota selatan Myeik dan Yangon dengan ketinggian lebih dari 18.000 kaki saat hilang. Dawei adalah kota pelabuhan satu jam penerbangan selatan Yangon, ibukota komersial Myanmar.

Baca Juga  Photo Pramugari Shalat Jadi Pembicaraan Netizen

Kantor militer tersebut mengatakan bahwa 90 penumpang – prajurit dari komando angkatan udara Myeik dan anggota keluarga – berada di kapal serta 14 awak kapal. Dikatakan pesawat tersebut dikirim pada Maret tahun lalu dan memiliki 809 jam terbang.

“Kami pikir ini adalah kegagalan teknis. Cuaca baik-baik saja di sana,” kata sumber bandara kepada AFP, meminta tidak disebutkan namanya, menambahkan bahwa tidak ada berita tentang pesawat sejauh ini.

Armada militer Myanmar memiliki sejarah kecelakaan pesawat baru-baru ini. Semua awak sebanyak lima orang tewas ketika sebuah pesawat angkatan udara terbakar segera setelah lepas landas dari ibukota Naypyidaw pada Februari tahun lalu. Tiga perwira tentara tewas pada bulan Juni ketika helikopter Mi-2 mereka jatuh ke lereng bukit dan terbakar di Bago selatan.

Pesawat yang hilang adalah turboprop empat mesin Y-8F-200, model buatan China yang  biasa digunakan militer Myanmar untuk mengangkut kargo. Seorang mantan eksekutif di kementerian penerbangan Myanmar mengatakan bahwa itu adalah salah satu pesawat pengangkut militer dan sipil China yang paling populer.

Baca Juga  Indonesia dan Malaysia Akhirnya Selamatkan Rohingya

Yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir adalah pada tahun 2012 ketika sebuah jet Air Bagan jatuh-mendarat dalam kabut tebal dan terbakar dari landasan pacu di bandara Heho, menewaskan seorang penumpang dan pengendara sepeda motor di lapangan. #

Facebook Comments
Authors

Related posts

Top