Anggota Ditserse Narkoba Ini Malah Tewas Overdosis

SatuNusaNews – Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro berpangkat brigadir berinisial RPI tewas justru akibat penyalahgunaan narkotika. RPI ditemukan meregang nyawa di kamar hotel bersama seorang wanita diduga PSK setelah mengkonsumsi ekstasi dan sabu-sabu.

Kabar tewasnya Brigadir RPI berawal saat rekannya, yakni Briptu Kukuh mendapat telepon dari Ipda Arie, rekan korban yang lain, sekira pukul 03.49 WIB. Arie meminta Kukuh menghubungi RPI karena ada wanita yang meneleponnya sambil menangis. Belakangan wanita muda tersebut diduga seorang pekerja seks komersial, berinisial SM.

Kukuh pun kemudian menelepon RPI, tapi yang mengangkat adalah SM. Saat itu, SM memberitahu Kukuh bahwa RPI pingsan di dalam salah satu kamar Hotel Feodora. Kukuh pun langsung mendatangi lokasi kejadian tepatnya di Lantai 4 Nomor 401, Hotel Deodorant Grogol, Jakarta.

Kukuh dan SM langsung melarikan RPI menggunakan mobil ke Rumah Sakit Royal Taruma. Menurut keterangan dokter rumah sakit tersebut, RPI telah meninggal dunia pukul 04.54 WIB Sabtu (21/01).

SM menuturkan dia bersama RPI check-in ke Hotel Feodora sekitar pukul 21.00 WIB. Dia menyebut almarhum minum pil ekstasi sebanyak 4 butir dan sempat menghisap sabu bersama-sama.

Baca Juga  Razia Saat Pesta Sabu, Model Cantik Lompat dari Lantai 6 Hotel

Tak lama kemudian, RPI mandi menggunakan air dingin. Namun, tak lama setelah mandi dia kejang-kejang dan tidak sadarkan diri.

RPI yang sehari-hari bertugas memberantas narkoba itu diduga tewas justru karena overdosis narkoba jenis ekstasi dan sabu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nico Avinta seperti dikutip Tribunnews mengatakan bahwa RPI ditemukan tewas di dalam kamar hotel sekitar pukul 05.30. Saat itu dia bersama dengan seorang wanita diduga PSK berinisial SM.

“Memang benar, korban adalah anggota saya,” ujar Nico kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (21/01).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, menerangkan, saat ditemukan tewas, Brigadir RPI dilengkapi surat tugas. Sebelum kejadian, korban diduga sedang bekerja dan wanita yang bersamanya diduga seorang informan.

“Surat tugas ada, (dia) diundang mendapat informasi, oleh informan itu,” bilang Argo.

Dia mengatakan, pihaknya telah meminta agar tubuh korban diotopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian anggota polisi tersebut.

Baca Juga  Waduh, Mobil Polisi ini Malah Melintang di depan Halte Bus Trans Koetaradja Banda Aceh

“Petugas masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini,” ujar Argo. Dari dalam kamar, polisi menyita barang bukti berupa sepasang sandal korban, 3 butir pil happy five, 3 butir inex warna krem, dan 1 paket sabu.#

Facebook Comments
Authors

Related posts

Top