Pernyataan Ahok Rasis dan Melecehkan Islam

Ahok lecehkan Al Quran

SatuNusaNews – Kunjungan Ahok ke kepulauan Seribu dan kampanye terselubungnya akhirnya menghasilkan kecaman dari publik karena blunder pernyataan yang dilakukan Ahok.

Dalam pernyataannya ia mengatakan, Kalau Bapak ibu ga bisa pilih saya, karena dibohongin dengan surat Al Maidah 51, macem macem itu. Kalo bapak ibu merasa ga milih neh karena saya takut neraka,dibodohin gitu ya gapapa.” Ferdinand Hutahaean koordinator Rumah Amanah Rakyat dalam rilis yang diterima redaksi dengan tegas mengatakan bahwa pernyataan ini adalah pernyataan rasis dan bentuk pelecehan terhadap agama dan ajaran Islam. Calon gubernur petahana usungan PDIP, Golkar, Nasdem, dan Hanura ini jelas dan secara sah terbukti melakukan pelecehan kepada Islam.

Perbuatan gubernur DKI ini secara sah dan meyakinkan telah melanggar KUHP Pasal 165 dan UU No.1/PNPS/1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama. Ancamannya 4 tahun kurungan. Ahok harus diganjar hukuman atas perbuatannya dan pernyataannya.

Islam dan ajarannya bukan Agama yang membodohi seperti kata Basuki. Islam adalah Agama yang yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa sehingga segala sesuatu yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa tidak mungkin membodohi. Ahok telah bersikap melampaui firman Tuhan. Ahok merasa pernyataannya lebih benar dari firman Tuhan. Ini berbahaya dan Ahok harus dihentikan.

Baca Juga  Fahri Hamzah: Percepat Kasus Ahok untuk Akhiri Ketidakpastian

Sebagai pejabat dan sebagai manusia biasa, Ahok telah melangkahi batas-batas norma dan kepatutan. Ahok ini sangat potensial menjadi bibit kericuhan sosial berbasis SARA. Atau jangan-jangan Ahok sengaja ingin menyulut kerusuhan berbau SARA supaya Pilkada gagal karena Ahok tahu bahwa dia akan kalah dalam Pilkada ini.

Ferdinan mendesak aparat harus proaktif menyikapi permasalahan ini. “Polisi harus bersikap profesional dalam menegakkan aturan. Peristiwa di Kepulauan Seribu jelas melukai umat Islam dan sangat rasis. Kita minta kepada bapak Kapolri untuk mengambil tindakan sesuai dengan aturan,” ujar Ferdinan.

“Kita juga mendukung langkah POLRI yang selama ini ingin menindak provokasi berbau SARA. Nah ini sekarang silahkan POLRI bertindak profesional. Kita dukung POLRI tetapkan Ahok sebagai tersangka penistaan terhadap agama,” tutupnya. #

Facebook Comments
Authors

Related posts

Top