Habib Rizieq: Jika dalam 30 Hari Ahok Tak Ditangkap, Halal Darahnya

Habib Rizieq

SatuNusaNews – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq meminta Polisi segera menangkap Ahok dan memprosesnya secara hukum. Habib Rizieq secara tegas mengultimatum jika dalam 30 hari tak juga ditangkap, darahnya halal ditumpahkan.

“Jika dalam 30 hari belum juga menangkap Ahok, maka ulama dan habaib menyatakan Ahok halal darahnya. Kami persilahkan kepada seluruh umat Islam untuk menegakkan hukum Islam kepada Ahok baik secara berkelompok maupun sendiri-sendiri,” Habib Riziq mengultimatum yang disambut pekik takbir umat Islam.

Ultimatum tersebut disampaikan secara langsung oleh pendiri FPI tersebut saat melakukan orasi selepas shalat Jumat (14/10) tadi.

Habib Rizieq mengingatkan bahwa negara dalam keadaan terancam jika polisi mencari-cari alasan untuk tidak memproses kasus pidana penistaan agama yang dilakukan Ahok. Bukan tidak mungkin kemarahan umat akan memuncak yang bisa memicu terjadinya konflik horizontal yang sama-sama tidak diinginkan terjadi di negeri ini.

Habieb kembali mempertegas hukum Islam bagi penista agama yaitu dihukum mati. Namun umat Islam bersedia mengikuti hukum positif yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menerapkan hukum yang seadil-adilnya. Habieb tidak ingin tindakan kepolisian yang terkesan melindungi Ahok hanya akan memprovokasi umat Islam yang sedang marah.

Baca Juga  Habib Rizieq: Menag dan Rektor IIQ Sedang Meracau

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah melakukan penistaan agama dan ulama. MUI meminta aparat penegak hukum proaktif melakukan penegakan hukum secara tegas.

Berbagai elemen umat Islam melaporkan Ahok ke pihak kepolisian terkait pernyataan Ahok mengenai surat Al Maidah ayat 51 dalam pertemuannya dengan warga di Kepuluan Seribu. Ahok diduga menyebut warga dibohongi untuk tidak memilih dirinya dalam Pilgub DKI melalui surat Al Maidah ayat 51.#

Facebook Comments
Authors

Related posts

Top