Belum Ada Laporan WNI Korban Bom di Bandara Istanbul Turki

167

SatuNusaNews – Turki kembali mendapat serangan teror. Kali ini bom bunuh diri di Ataturk Airport, bandara terbesar di Turki diguncang bom mematikan. Sedikitnya 38 orang dikabarkan meninggal dunia akibat bom di tiga titik tersebut.

Baku tembak sempat terjadi di lokasi kejadian antara pihak keamanan dengan pelaku teror. Namun pelaku dapat menerobos pintu terminal dan melewati gerbang X-Ray lalu meledakkan diri. Bom meledak di terminal terminal internasional keberangkatan, terminal internasional kedatangan, dan di parkiran bandara pada Selasa, 28 Juni 2016 sekitar pukul 21.40 waktu Istanbul Turki.

Pihak berwenang menyebutkan sedikitnya 38 orang meninggal dan 88 terluka. 2 diantaranya adalah polisi. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas teror mematikan tersebut.

Sementara ini semua penerbangan dibatalkan dan akses ke bandara ditutup. Untuk kedatangan (arrival) di alihkan ke bandara Sabiha Gohcen, di Istanbul bagian Asia, Izmir, maupun Ankara.

Kondisi pelajar Indonesia memang dua minggu ini banyak yang pulang liburan dan mudik lebaran ke Indonesia. Pada Selasa (28/06) ada yang pulang via Royal Jordan pukul 20.30, Qatar Airlines pukul 19.35 dan Turkish Airlines pukul 02.00 (29/06).

“Saat terjadi bom alhamdulillah info yang kami himpun teman-teman sudah di pesawat baik yang menggunakan Royal Jordan maupun Qatar Airlines. Sementara ada 2 pelajar yang menuju bandara via Turkish Airlines tertahan di durak (stasiun) Yeni Bosna, sekitar 2 stasiun sebelum bandara. Karena metro bawah tanah menuju airport ditutup. Kini penerbangannya dicancel,” jelas Azwir Nazar dan Ongki Duta Pratama dalam rilisnya yang diterima redaksi.

Azwir Nazar dan Ongki Duta Pratama adalah Ketua dan sekretaris Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki. Kedua pelajar dari Ankara ini bertahan di rumah temannya di kawasan Yeni Bosna, Istanbul.

“Sejauh ini belum ada informasi adanya korban pelajar Indonesia maupun WNI. Kita terus berkomunikasi dengan temans yang berada di Turki untuk update informasi. Sebagian besar pelajar sudah berada di Indonesia karena summer break. Ada juga teman-teman pelajar dari negara lain katanya yang sedang dan akan transit di bandara Istanbul hari ini (29/6). Kita terus berkomunikasi dan update,” lanjut mereka.

Azwir dan Ongki tak lupa meminta masyarakat Indonesia untuk mendoakan semoga teman-teman mereka aman dan dalam lindungan Tuhan yang Maha Kuasa. #

Comments
Loading...