Tak Diakui KPU, Kerja Keras Teman Ahok Sia-sia

244

SatuNusaNews – Selama ini Teman Ahok mengklaim telah mengumpulkan tandatangan dukungan bagi Basuki Tjahja Purnama atau Ahok untuk maju sebagai calon independen pada perebutan kursi panas DKI 1. Namun kerja keras nan prestisius kelompok relawan Ahok itu terancam sia-sia belaka karena tidak memiliki dasar legalitas.

Dukungan yang diklaim jumlahnya telah mencapai lebih dari tujuh ratus ribu, belum mencantumkan nama bakal calon wakil yang didukung untuk mendampingi Ahok. Padahal sesuai aturan, dukungan harus mencantumkan nama bakal calon wakil gubernur.

“Kalau dalam formulirnya (dukungan bagi calon perseorangan,red), itu satu paket. Nama calon kepala daerah dan wakilnya,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik, Selasa (8/3) seperti dikuti JPNN.

Menurut Husni, aturan tersebut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Aturan ini masih menjadi acuan sebagai dasar pelaksanaan pilkada 2017, karena sampai saat ini belum ada revisi terhadap aturan dimaksud.

“Jadi kalau dukungan nama calon kepala daerah saja, itu belum lengkap. Sekarang ini pedoman KPU membuat peraturan masih merujuk UU Nomor 8 Tahun 2015. Jika terjadi perubahan undang-undang, kami menyesuaikan,” ujar Husni.

Kalau sudah begini, maka Teman Ahok hanya bisa gigit jari dan pasrah jika kerja kerasnya tak memiliki manfaat apapun. #

Comments
Loading...