PN Jakarta Selatan Vonis Mati Terdakwa Dalam Kasus Narkotika

Jakarta, SatuNusaNews, – Pada 15 Maret 2016 Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan telah memutuskan hukuman mati terhadap terdakwa narkortika asal Nigeria, karena kedapatan membawa narkoba jenis shabu sebanyak 27 kg yang disembunyikan dalam 27 alat refleksi.

Terdakwa Warga Negara Asing (WNA) dari Nigeria itu yakni Eze Chebastine Chibueze alias Morris, dan bersama dengan Debora Angel Heremba yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua terdakwa tersebut pada hari ini menjalani putusan hakim. Keduanya melanggar pasal 114 ayat 2 jo 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009. Dengan dasar hukum tersebut, maka Majelis Hakim memvonis hukuman mati terhadap terdakwa Eze, sementara Debora di hukum seumur hidup. 

Sebelumnya tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap kedua terdakwa itu dengan hukuman mati. Pada akhirnya apa yang menjadi tuntutan jaksa dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel), telah dipenuhi oleh Majelis Hakim. Jadi patut di apresiasi langkah yang dilakukan oleh jaksa, dengan berani menuntut hukuman mati kepada para pengedar barang haram tersebut.

Kepala Seksi Pidana Umum, Candra mengatakan bahwa JPU telah fikir-fikir terhadap vonis tersebut. Setelah hakim membacakan vonis, terdakwa Eze langsung banding, dan terdakwa Debora menerima putusan tersebut. “Kita pelajari dulu vonis tersebut, “ungkapnya.

Untuk diketahui, kronologis penangkapan itu pada selasa 16 Juni 2015, pukul 10.00 WIB Polda Metro Jaya telah melakukan penangkapan terhadap dua pelaku pengedar narkoba, yang lokasi ekspedisinya di cls-cargo rukan Bandengan megah No b49 di jalan Bandengan utara, Penjaringan Jakarta Utara.

[] ydi

Facebook Comments
Authors
Top