Batas Akhir Pengajuan SPT 2015 Diundur 30 April

178

SatuNusaNews –  Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengeluarkan kebijakan pengunduran tenggat waktu pengisian dan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Tahunan 2015 hinggal 30 April 2016. Sedianya batas terakhir pengajuan SPT Pajak Tahunan 2015 jatuh pada 31 Maret ini.

Dalam ketentuan yang tertuang dalam Surat Keputusan Nomor KEP-49/ PJ/2016 tentang Pengecualian Pengenaan Sanksi Administrasi Berupa Denda Atas Keterlambatan Penyampaian SPT Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang Menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Elektronik, Dirjen Pajak memberikan tambahan waktu hingga sebulan kedepan untuk penllaporan SPT 2015.

Dalam keputusan itu, para wajib pajak pribadi yang menyampaikan SPT Tahunannya melewati 31 Maret 2016, tak akan dikenakan sanksi. Hal ini berlaku sampai 30 April 2016, jika ada wajib pajak melaporkan melewati 30 April 2016, akan dikenakan sanksi.

Dalam beberapa hari terakhir ini Kantor Pelayanan Pajak ramai diserbu wajib pajak yang akan melaporkan pemberitahuan pajak tahunannya. Bahkan pelayanan tetap dibuka hingga malam hari mengingat banyaknya masyarakat yang tak sempat terlayani.

Demikian pun, proses pengisian dan pelaporan SPT Tahunan secara online melalui fasilitas e-filing yang diluncurkan Dirjen Pajak tersendat akibat server yang tak mampu melayani ratusan ribu akses data setiap harinya. Saat diakses, waktu loading memakan waktu yang sangat lama dan sering kali berujung kegagalan dengan pesan server busy.

Menyangkut hal tersebut, Direktur Pelayanan dan Penyuluhan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Mekar Satria Utama mengungkapkan masalah pada sistem e-filing mulai terjadi sejak tiga hari lalu, menurut dia, ini terjadi karena meningkatnya jumlah masyarakat yang mengisi lewat e-filing. Lalu juga karena kebiasaan masyarakat yang mulai mengisi saat menjelang batas waktu pengisian, sehingga sistemnya menjadi bermasalah.

Mekar mengaku pihaknya sudah meningkatkan kemampuan sistem mereka dibandingkan tahun lalu. Jika tahun lalu, hanya memiliki empat server, maka tahun ini 15 server. “Dari awal kami sudah kerja sama dengan Telkom soal jaringan,” ujarnya seperti dikutip Tempo.

Ketika ditanyakan tentang jumlah rata-rata pengisi e-filing dalam satu hari, ia tak bisa mengungkapkan dengan pasti. Namun, dalam sepekan terakhir, menurut dia, dalam satu hari bisa mencapai 200 ribu orang mengisi e-filing. “Tiga hari lalu bahkan sampai 400 ribu.”

Sampai hari ini pengisian melalui e-filing belum mencapai target. “Sudah 4,47 juta angkanya, dari target 7 juta,” ujarnya.

Namun begitu, pengisian SPT ini sudah mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu, yang mencapai angka 2,6 juta pengisi SPT secara e-filing dari target awal 2 juta. Meski pengisian lewat e-filing terkendala masalah di sistem pengisian secara online. #

Comments
Loading...