Bentrok IPK vs PP di Medan, 1 Tewas 3 Kritis

279

SatuNusaNews – Bentrokan berdarah dua Organisasi Karya Pemuda (OKP) pecah di Medan. Akibat bentrok antara Pemuda Pancasila dan Ikatan Pemuda Karya tersebut, dikabarkan 1 orang tewas dan 3 lainnya dalam kondisi kritis.

Bentrok bermula dari konvoi anggota IPK yang melintas di Jl. Thamrin tepat di depan Kantor Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara (MPW PP Sumut) di Jl Thamrin, Medan Kota. Entah bagaimana bermula, massa IPK terlihat berhenti dan menyerang kantor MPW PP dengan lemparan batu. Akibat penyerangan tersebut, kantor MPW PP Sumut tampak rusak akibat lemparan batu.

Balas bakar mobil

Membalas kejadian tersebut puluhan anggota Pemuda Pancasila membakar kendaraan anggota Ikatan Pemuda Karyayang berusaha kabur setelah menyerang kantor kantor Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara (MPW PP Sumut) di Jalan Thamrin.
Satu unit mobil Escudo hijau yang dibawa massa IPK yang dihancurkan massa PP di Jalan Asia, Sabtu (30/1/2016). [Photo: Tribun]
.

Saat hendak melarikan diri, sejumlah massa IPK yang menumpangi mobil Escudo hijau BK 2 TW dicegat puluhan anggota PP. Mobil yang sudah terdesak, lantas berhenti di Jalan Asia.

Pascabentrok dua kubu organisasi kepemudaan (PP vs IPK) di Jalan Thamrin Medan, Sabtu (30/1), polisi berjaga-jaga di Rumah Sakit Permata Bunda, mengawasi kondisi seputar rumah sakit.

Pasalnya di rumah sakit tersebut terdapat enam orang korban bentrokan dari pihak Ikatan Pemuda Karya (IPK). Akibat peristiwa itu, Monang Hutabarat (45), Ketua Ranting IPK Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, kehilangan nyawanya.

Sementara itu, lima orang anggota IPK lainnya tengah mengalami perawatan lantaran terkena sabetan benda tajam maupun balok kayu. Dedi, Rudi, Eki (20), Dela (15) dan Riza (17) merupakan korban luka-luka dari pihak organisasi IPK.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui korban dari pihak Pemuda Pancasila (PP). Namun, kelompok IPK sempat melintasi Jalan Masjid Raya, Jalan Brigjen Katamso kemudian menuju kawasan Sekip, di mana basis massa IPK berada.

Akan tetapi, seputaran Jalan Thamrin masih mencekam. Di mana warga yang berada di sekitar kantor MPW PP Sumut tidak berani membuka toko mereka, dikarenakan takut menjadi korban sasaran. #

Comments
Loading...