Tak Hadiri Rapat Konsolidasi, Fahira Idris Anggap Ahok Hina DPD RI

126

- Advertisement -

SatuNusaNews – Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal DKI Jakarta, Fahira Idris, tidak mampu menyembunyikan kegeramannya atas kesombongan Gubernur DKI Jakarta. Sejak menjabat sebagai gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap dipanggil Ahok sama sekali belum pernah menghadiri rapat konsolidasi daerah DPD RI asal DKI Jakarta.

Melalui akun twitternya, @fahiraidris, Senator yang kerap dipanggil Uni Fahira ini mengungkapkan kekecewaannya kepada Ahok. Menurutnya, ketidakhadiran Ahok ke acara Rakorda adalah sebuah penghinaan kepada lembaga DPD RI. “Tlg sampaikan ke Pak @basuki_btp KETIDAKHADIRAN Gubernur DKI ke acara RAKORDA Senator Jkt adlh PENGHINAAN u DPDRI,” kicaunya.

Tidak hanya berkicau, Uni Fahira juga mengunggah sebuah kertas bertulis tangannya dan dibubuhi tanda tangannya. Kertas tersebut bertuliskan “Ketidakhadiran Gubernur adalah penghinaan untuk DPD RI.” Di bagian bawah tertulis nama beliau Fahira Idris dan paraf dua anggota DPD lainya dengan menuliskan “Setuju 1000%”, dan “That’s Right”. Tulisan tangan tersebut jelas ditujukan kepada Ahok.

Fahira Idris DPD RI
“Ketidakhadiran Gubernur adalah Penghinaan untuk DPD RI” tulis Fahira Idris.

Uni Fahira Idris membandingkan dengan gubernur pendahulunya, Jokowi yang dapat melaksanakan pertemuan dengan DPD RI bahkan hingga 6 kali. Sampai sekarang DPD RI sudah memasuki masa sidang tahun kedua, Ahok terkesan tidak menghargai DPD karena menolak menghadiri rapat koordinasi tersebut. Rakorda pagi ini Kamis (12/11) akan membahas tema normalisasi Kali Ciliwung, relokasi warga, dan program-program Pemprov DKI Jakarta.

Rencananya rakorda akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB dihadiri oleh 4 orang senator asal DKI Jakarta Fahira Idris, S.E., A.M. Fatwa, Prof. Dr. Dailami Firdaus, dan Abdul Azis Khafia, S.Si., M.Si. Rakorda kali ini dipandang sangat istimewa dan penting karena dihadiri oleh Ketua DPD RI Irman Gusman dan Menteri PU dan Perumahan Rakyat DR. Ir. M Basoeki Hadimoeljono. Ironisnya, pertemuan ini justru tidak dihadiri oleh gubernurnya sendiri.

Sebagai pembanding, rakorda yang dikerap dilaksanakan oleh DPD RI di daerah-daerah perwakilannya selalu dihadiri oleh gubernur di provinsi yang diwakilinya.

Berikut adalah rangkaian twit yang ia sampaikan terkait kekecewaannya atas ketidakhadiran Gubernur DKI:

1. Pagi ini RAKORDA Senator Jakarta dg tema Normalisasi Kali Ciliwung, Relokasi Warga & Program2 Pemprov DKI Jakarta
2. Tlg sampaikan ke Pak @basuki_btp KETIDAKHADIRAN Gubernur DKI ke acara RAKORDA Senator Jkt adlh PENGHINAAN u DPDRI
3. Dulu saat Pak @jokowi masih menjabat Gubernur DKI, dapat melaksanakan 6x pertemuan dg DPDRI. Sekarang… (sambung)
4. Sekarang, saat ini DPDRI sudah masuk Masa Sidang Tahun Kedua, tetapi Pak @basuki_btp BELUM PERNAH MAU RAPAT dg 4 Orang SENATOR JAKARTA
5. Ada apa ini Pak @basuki_btp? Khususnya Rakorda dg DPDRI ini sudah kita rencanakan dg MATANG sudah sejak jauh hari..!
6. Acara RAKORDA ini dihadiri Ketua DPDRI Bp @IrmanGusman_IG & Bp Dr Ir M Basoeki Hadimoeljono, Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat
7. Acara RAKORDA ini akan berlangsung hingga jam 16.00 wib. Jadi kami 4 orang Senator TUNGGU Bp @basuki_btp disini.
8. Untuk Bapak @basuki_btp ketahui, acara RAKORDA bersama para Senator Indonesia di seluruh wilayah Indonesia itu, DIHADIRI PARA GUBERNURnya
9. Sy @fahiraidris, Bp. AM Fatwa, Dailami Firdaus & Abdul Aziz Khafia hadir disini u/ DISKUSI dg Bp @basuki_btp bukan hanya dg Jajarannya !
10. Sy, Bp. AM Fatwa, Dailami Firdaus & Abdul Aziz Khafia hadir disini MEWAKILI WARGA JAKARTA untuk Sampaikan Aspirasi ke Bp @basuki_btp !

Comments
Loading...