Rektor UTU: Heterogonitas Meredam Potensi Konflik

  • Bagikan

SatuNusaNews – Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof. Jasman J. Ma’ruf, SE., MBA., Ph.D. mempresentasikan masterplan pengembangan kampus menjadi kampus modern. Di ruang rektorat, Prof Jasman menjelaskan konsep pengembangan kampus kepada wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah saat melakukan kunjungan ke Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (19/11).

Pada kesempatan tersebut menjelaskan semangat yang menjadi philosofi kampus UTU. Sebagai kawasan yang pernah mengalami sejarah konflik panjang dan pedih, Prof Jasman tidak ingin sejarah itu terulang.

Menurutnya, salah satu solusi meredam potensi konflik adalah menghadirkan beragam tipe dan karakter anggota masyakatnya.

“Heteronitas menjadi solusi meredam potensi konflik. Masyarakat yang homogen memiliki peluang konflik yang dapat meledak sewaktu-waktu,” urai Prof. Jasman.

Dengan membangun kampus yang representatif dan berkualifikasi internasional, maka akan mengajak pelajar-pelajar terbaik di tanah air untuk mengenyam pendidikan di bumi Teuku Umar.

“Dengan banyaknya pelajar dari seluruh tanah air belajar di Aceh Barat, maka masyarakat Aceh menjadi terbuka akan hadirnya elemen masyarakat lain tanpa merusak kebudayaan Aceh yang kuat dan bermartabat,” terangnya.

Dengan pengembangan kampus UTU menjadi kampus modern, diharapkan masyarakat Aceh diisi oleh insan intelektual yang islami dengan memegang teguh adat dan budaya Aceh.

  • Bagikan