Jokowi Lebih Percaya Singapura untuk Garap Batam, Bintan, dan Karimun

154

SatuNusaNews – Presiden Indonesia Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke Singapura untuk menjalin kesepakatan antar kedua negara bertetangga ini. Kali ini, Jokowi menawarkan kepulauan Batam, Bintan dan Karimun yang sejak dulu sudah dilirik Singapura.

Tidak ada keseriusan dari pemerintah pusat atas daerah dekat wilayah Singapura ini menjadi lirikan para pengusaha Singapure untuk meraup untung di Batam, Bintan, dan Karimun. Hal ini ditandai dengan kunjungan Jokowi berserta sejumlah menteri kabinet Kerja ke Singapura.

Ironisnya, Jokowi mengakui bahwa pemerintah pusat belum memprioritaskan pembangunan di daerah Batam dan sekitarnya. Padahal potensi yang dimiliki daerah tersebut bisa menjadi keuntungan besar jika dikelola oleh pemerintah Indonesia.

“Memang bertahun-tahun kita tidak konsentrasi ke sana, padahal ada sebuah potensi yang bisa diangkat, diharapkan nanti ada kesepakatan,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan sesaat sebelum berangkat ke Singapura dari Base Op Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (28/07) pagi.

Dijadwalkan Jokowi akan bertemu dengan 150 CEO perusahaan besar dari Singapura, mulai dari infrastruktur hingga pengelolaan pariwisata. Dengan harapan wilayah batam akan berkembang ditangan para Investor Singapura.

“Yang terpenting pengembangan di Batam dan sekitarnya harus dilanjutkan. Jangan sampai stuck terlalu lama,” kata Presiden Jokowi.

Dalam kunjungan ke Singapura ini, Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana membawa sejumlah pejabat penting pemerintah, yaitu Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menlu Retno LP Marsudi, Seskab Andi Widjajanto, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menkeu Bambang Brodjonehoro, Mendag Rachmat Gobel, Kepala BKPM Franky Sibarani, dan Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki. # (Batamnews)

Comments
Loading...