Waduh, Jokowi Mengaku Kaget Menkumham Ajukan Revisi UU KPK

161

- Advertisement -

SatuNusaNews – Makin aneh saja sistem bernegara di Republik Indonesia akhir-akhir ini. Entah bagaimana ceritanya, Presiden Jokowi mengaku kaget kalau pembantunya Menkumham Yasonna Laoly mengajukan revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Pemberantasan Korupsi ke Prolegnas 2015.

Karena kekagetannya itu, Presiden Joko Widodo berencana memanggil Menkumham Yasonna Laoly hari ini, Rabu (17/06) ke kantornya.

“Baru mau dipanggil terkait hal tersebut. Tadi presiden minta saya untuk memanggil beliau (Yasonna Laoly),” ujar Mensesneg Pratikno di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/5) sebagaimana dikutip dari Tempo.

Pratikno mengaku tidak mengetahui rincian pembahasan yang akan dilakukan Jokowi-sapaan Joko Widodo- dengan Yasonna. Ia juga menyatakan belum mengetahui pendapat resmi Jokowi terkait pengajuan revisi UU KPK tersebut.

“Baru nanti dipanggil. Jadi saya belum tahu,” imbuh Pratikno.

Sebelumnya, Yasonna beralasan revisi itu diperlukan karena pelaksanaan UU KPK masih menimbulkan masalah yang menyebabkan terganggunya upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Setidaknya, kata dia, ada lima peninjauan yang harus dilakukan dalam revisi UU KPK ini.

Terutama terkait kewenangan penyadapan agar tidak menimbulkan pelanggaran HAM, lalu peninjauan terkait kewenangan penuntutan yang perlu disinergikan dengan kewenangan Kejaksaan Agung dan pembentukan dewan pengawas untuk KPK dalam menjalankan tugasnya. #

Comments
Loading...