Siti Zaenab, TKI Dieksekusi Mati Kemarin setelah Menunggu 14 Tahun

SatuNusaNews – Siti Zaenab Binti Duhri, tenaga kerja Indonesia (TKI), harus menunggu 14 tahun untuk menerima pelaksanaannya karena harus menunggu ahli waris korban tumbuh dewasa atau akil baligh. Zaenab dihukum mati pada Selasa (14/4) pukul 10.00 waktu setempat di Madinah, Arab Saudi atas kasus pembunuhan.

Seperti di kutip dari CNN Indonesia, Kementerian Luar Negeri melalui keterangan tertulis menyebutkan, warga Negara Indonesia (WNI) kelahiran Bangkalan, Madura, 12 Maret 1968, itu merupakan terpidana mati kasus pembunuhan terhadap istri pengguna jasanya, yang bernama Nourah Binti Abdullah Duhem Al Maruba pada 1999.

“Setelah mendekam di Penjara Umum Madinah hampir 16 tahun, Siti Zainab akhirnya meregang nyawa setelah dihukum mati atau qishas pada hari ini,”sebutnya, kemarin.

Dijelaskan, Meski sudah divonis mati sejak 2001, eksekusi Siti baru bisa dilakukan pada hari ini setelah ahli putra bungsu korban Walid bin Abdullah bin Muhsin Al Ahmadi tak memberikan pengampunan. Siti harus menunggu 14 tahun untuk menerim ajalnya karena harus menunggu ahli waris korban dewasa atau akil baligh.

“Pada tahun 2013, setelah dinyatakan akil balig, Walid bin Abdullah bin Muhsin Al Ahmadi telah menyampaikan kepada Pengadilan perihal penolakannya untuk memberikan pemaafan kepada Siti Zainab dan tetap menuntut pelaksanaan hukuman mati. Hal ini kemudian dicatat dalam keputusan pengadilan pada tahun 2013,” kata dia.

Facebook Comments
Authors
Top