KPK Periksa Petinggi PLN Bernardus Sudarmanta

SatuNusaNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Jawa-Bali, Bernardus Sudarmanta terkait kasus dugaan suap proyek jual beli gas alam di Bangkalan, Jawa Timur. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fuad Amin Imron (FAI).

“Iya benar yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FAI (Fuad Amin Imron),” kata Kepala Bagian dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Selasa (7/4).

Bernandus yang juga tercatat sebagai Direktur Utama PT Pembangkit Listrik Jawa Bali (PT PJBS) ini diduga ikut berperan dalam proyek jual beli gas Bangkalan. Sebab, beredar kabar PT PJBS itu ikut melakukan kerjasama dengan perusahaan pemenang tender proyek tersebut yakni, PT Media Karya Sentosa (PT MKS).

Diketahui, Fuad Amin Imron telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap jual beli gas alam di Bangkalan, Jawa Timur. Dalam kasus ini, ia dijerat dengan Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Baca Juga  Hattrick, KPK Kembali Terpuruk di Sidang Praperadilan

Kasus ini menguak setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 1 Desember 2014. Usai ditelisik lebih jauh, akhirnya KPK memutus untuk menetapkan Fuad sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU). Fuad disangka telah melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 dan Pasal 3 ayat (1) Undang-undang Nomor 15 Tahun 2002 yang diubah dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003

Facebook Comments
Authors
Tags

Related posts

Tinggalkan Balasan

Top