Jokowi Baiknya Belajar dari Mantan Presiden Indonesia Sebelumnya

SatuNusaNews – Pakar hukum tata negara Prof. Yusril Ihza Mahendra melalui akun twitternya menyampaikan nasehat kepada Presiden Joko Widodo. Beliau meminta Joko Widodo baiknya belajar cermat seperti mantan presiden sebelumnya Alm. Soeharto dan Bapak SBY.

Berikut adalah rangkaian kicau beliau melalui akunnya @

  1. Pak Harto dulu semua yg beliau mau tandatangani beliau baca dulu dengan seksama
  2. Tiap naskah yg mau ditandatangani itu kan ada memorandum mensesneg yg menerangkan secara ringkas latar belakang naskah tsb
  3. 3. Kalau ada hal yg tidak jelas bagi Pak Harto maka orang pertama yg ditanya beliau adalah mensesneg moerdiono atau saadillah mursyid
  4. Bahkan kadang2 Pak Harto langsung tanya saya kalau itu menyangkut pidato atau surat yg akan ditandatangani
  5. Semua naskah yg dikirim ke rumah pak Harto sore2 besoknya sdh dikembalikan ke sekneg via ajudan. Yg mau ditandatangan sdh ditandatangan
  6. Yg belum ditandatangan ada catatan atau disposisi pak harto yg perlu segera ditindaklanjuti mensesneg
  7. Dari disposisi itu kita tahu bahwa pak harto memang membaca semua naskah yg disampaikan ke beliau seblm ditandatangani
  8. Bahkan laporan intelejen yg tiap hari masuk, semua dibaca pak Harto. Ada coretan2 pd laporan itu dan ada pertanyaan serta komentar beliau
  9. Pidato terakhir pak harto tgl 21 Mei 1998 pun pak Harto panggil saya ke kamarnya dan bertanya tentang sesuatu sblm beliau bacakan
  10. 1 Pak Harto sangat teliti, hati2 & tidak segan bertanya. Saya waktu itu disebut pak moerdiono “anak kecil”. Tapi pak Harto tak segan nanya
  11. Pak Jokowi juga harusnya cermat, hati2 dan tidak segan2 bertanya agar tdk salah teken naskah. Kalau salah teken bisa repot Pak…
  12. Demikian twt saya. Yang mau bully silahkan. Yang mau retwt dan kutip silahkan juga hehe. Salam
Baca Juga  Sebut Masih Utang Sama IMF, SBY Koreksi Jokowi

Semoga para pembisik di sekitar Presiden Joko Widodo membaca twit beliau dan menyampaikan pada presiden bagaimana semestinya kecermatan yang dimiliki oleh seorang presiden. Jika presiden ceroboh, tentulah sangat membahayakan bangsa dan negara ini.

Facebook Comments
Authors

Related posts

Tinggalkan Balasan

Top