BNPT Telah mengkaji Situs-situs Islam Sejak 2012

SatuNusaNews , BNPT ( Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ) menyatakan bahwa penutupan ini melalui pengkajian yang panjang di mulai dari tahun 2012 dan melibatkan banyak pihak mulai dari tokoh agama , tokoh masyarakat , cendikiawan , ORMAS. Penutupan situs islam ini pun banyak menuai Pro dan Kontra dari banyak kalangan.
Hal ini juga ditanggapi oleh Ayang Utriza Yakin yang juga pengamat Islam dan juga berprofesi sebagai dosen UIN. Ia menyatakan rasa kekecewaan. “Jika memang sudah melalui pengkajian mengapa masih ada salah dalam pemblokiran situs-situs islam.”

Pernyataan ini berdasarkan fakta dimana BNPT melakukan kekeliruan dalam pemblokiran situs-situs islam. Hal ini terjadi pada AQL islamic center.

Agus Soelantor yang juga pimpinan redaksi AQL mempertanyakan sikap BNPT yang telah menutup situsnya ( AQL ) yang dianggap Radikal. Dirinya juga sempat menghadap KEMENKOMINFO tapi seolah mereka (KEMENKOMINFO) menutup ruang untuk menjelaskan maksud dari arti Radikal itu.
Dan definisi Radikal meurut mereka (KEMENKOMINFO) tidak sesuai dengan kenyataan situs AQL tersebut. Situs AQL itu sendiri adalah sebuah situs komunitas pengajian dan bukan situs yang Radikal seperti yang dimaksud KEMENKOMINFO. Porsi berita di situs AQL itu sendiri hanya 10% dan sisanya hanya inforamsi kegiatan AQL.

Facebook Comments
Baca Juga  Blokir Situs Media Islam, Pemerintah Lakukan 'Test The Water'
Authors
Tags

Related posts

Tinggalkan Balasan

Top