Anies: UN Diulang Jika Ditemukan Kebocoran Soal

SatuNusaNews – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum memutuskan tindak lanjut dari kebocoran soal ujian yang terjadi dalam proses Ujian Nasional (UN) 2015.

“Belum diputuskan diulang atau tidak. Semua kemungkinan ada, tergantung dari temuan nanti,” ujar Mendikbud, Anies Baswedan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/04) seperti dikutip dari laman Antara.

Dia menjelaskan, kemungkinan adanya UN ulang masih terbuka, semuanya tergantung dari hasil pemindaian lembar jawaban dengan melihat pola yang menunjukkan indikasi terjadi kebocoran atau tidak.

“Jika dari analisis pola jawaban UN ditemukan indikasi kebocoran soal, maka Kemdikbud akan meminta perusahaan yang mencetak naskah tersebut untuk membiayai pelaksanaan UN ulang,” jelas dia.

Dia menambahkan pola jawaban dari lembar jawaban UN juga digunakan untuk menghitung indeks integritas secara komunal.

Mendikbud menjelaskan pihaknya mengambil langkah tegas terkait 30 soal UN yang diunggah oleh oknum Percetakan Negara di Google Drive.

Keberadaan soal tersebut diketahui, setelah seorang guru di Jakarta melapor ke Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) terkait soal tersebut. Setelah dicocokkan, ternyata sama dengan soal yang diujikan.

Saat ini, pihak Bareskrim Mabes Polri sudah memanggil beberapa orang dari perusahaan pencetak naskah UN yang diunggah ilegal.

Facebook Comments
Authors
Tags
Top