Mustofa: Dalam 3 Bulan Terakhir, Agenda Liberalisasi Jokowi Sukses

mustofa nahra

SatuNusaNews – Ketua Umum Forum Satu Nusa kembali mengkritisi kebijakan ekonomi pemerintahan Joko Widodo yang dipandang sangat liberal, sehingga menabrak nilai-nilai ekonomi kerakyatan Indonesia.

Dalam sebuah pesan BBM yang diterima redaksi SatuNusaNews, lelaki bertubuh gempal dan aktif di media sosial ini menyebutkan setidaknya ada 3 agenda liberalisasi yang sukses Jokowi laksanakan di Indonesia.

Adapun agenda pertama yang sukses adalah penyerahan harga BBM ke mekanisme pasar. Sebagai mana diketahui, Presiden Jokowi telah membuat kebijakan dimana harga jual BBM oleh Pertamina mengikuti harga pasaran internasional. Di samping tidak sesuai dengan semangat Pasal 33 UUD 1945 yang menyebut hasil bumi digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat; juga menciptakan peluang yang sangat besar suburnya SPBU asing di Indonesia.

Agenda kedua yang disebut Mustofa selanjutnya adalah perpanjangan izin PT Freeport Indonesia untuk mengeksport hasil tambang mentah. Sebagai mana diketahui, pada era pemerintahan SBY, PT. Freeport Indonesia dilarang mengeksport langsung hasil tambang mentah. Namun per Minggu (25/01) kemarin kebijakan tersebut dicabut. Hal ini dianggap akal-akalan pemerintah Jokowi dengan kelompok kapitalis liberalis yang akan menguras habis emas di perut Papua dan dipindah ke negeri Paman Sam.

Baca Juga  Benarkah Penurunan BPIH Hasil Kerja Keras Pemerintah?

Sedang agenda yang ketiga adalah komersialisasi penyediaan infrastruktur lewat penyertaan modal negara sebanyak 72 trilyun dalam APBN-P 2015.

Sangat disayangkan, dalam 3 bulan saja sudah 3 kebijakan ekonomi yang kental aroma liberalisme digulirkan oleh pemerintah Jokowi yang diusung oleh partai politik yang mengaku yang kemana-mana berjualan isu ekonomi kerakyatan dan gotong-royong. Namun implementasinya justru bertolak belakang.

Facebook Comments
Authors
Tags ,

Related posts

Tinggalkan Balasan

Top