Kasus KPK – Polri Ditenggarai Sebagai Upaya Mengalihkan Perhatian dari Masalah Freeport

tambang-freeport

Beberapa pekan terakhir ini masyarakat seperti disibukkan dengan berbagai kasus yang saling melilit antara pimpinan KPK dan pimpinan Polri. Tak tanggung-tanggung, setelah calon tunggal Kapolri yang diajukan presiden Joko Widodo diganjal KPK dengan penetapan tersangka, Polri seolah-olah melakukan balasan yang tak kalah mematikan. Dalam waktu tak lama berselang, wakil ketua KPK ditangkap oleh Bareskrim Mabes Polri pagi hari saat sedang mengantar anaknya berangkat sekolah.

Sontak seluruh perhatian elemen masyarakat tersedot menyikapi hiruk-pikuk itu. Sementara itu, tanpa disadari sebuah kebijakan besar telah diambil oleh pemerintah menyangkut kelanjutan kontrak Freeport.

Mustofa Nahrawardaya, pendiri sekaligus ketua Forum Satu Nusa pun mengkritisinya.

“Penangkapan BW ternyata hanyalah sebuah PENGALIHAN ISSUE yang diciptakan sehingga tidak ada yang memperhatikan bahwa pada saat yang sama, yaitu tanggal 23 Januari kemarin, Kementerian ESDM mencabut larangan eksport bahan tambang secara langsung berdasarkan UU No. 4 tahun 2014, KHUSUS untuk PT. Freeport,” ungkapnya melalui pesan BBM yang diterima redaksi SatuNusaNews.

Sebagaimana diketahui, larangan eksport yang diterapkan pada masa pemerintahan SBY ternyata cukup signifikan mengurangi keuntungan perusahaan tambang yang berpusat di Amerika Serikat tersebut. UU tersebut juga mampu mengurangi potensi kerugian pendapatan negara.

Baca Juga  PERS RILIS: Susunan Kepengurusan KOMAT TOLIKARA

Namun apa lacur, pemerintahan Jokowi tanpa pertimbangan yang matang membatalkan larangan tersebut. Kebijaksanaan itu terang menimbulkan potensi kerugian pendapatan negara sekaligus memberi keuntungan yang luar biasa bagi perusahaan Paman Sam itu. Akibatnya bisa dibayangkan, kehancuran bumi cenderawasih yang isi perutnya dikuras habis tak sebanding dengan pendapatan yang negara peroleh.

“Terjawab sudah, kenapa media begitu getol blow up KPK di hari Jumat. Ini jawabannya… mata dan telinga rakyat teralihkan oleh konflik KPK vs Polri,” sebut Mustofa lanjutnya.

Facebook Comments
Authors

Related posts

Tinggalkan Balasan

Top